Advertisements

Sungguh Terlalu!! Tak Dapat Pinjaman Ambulans Dari Puskesmas, Jasad Rama Di Ikat Di Atap Mobil Tim SAR!!

image

Jasad laki-laki dengan nama Rama (40), warga Blangkejeren, Gayo Lues, Kualasimpang, yang tewas terseret arus Sungai Tamiang, sempat ditolak oleh pihak Pukesmas Bandar Pusaka, untuk diantar menggunakan ambulans ke RSUD Tamiang untuk diotopsi.

Pihak Pukesmas sendiri menolak dengan alasan ambulans tidak memiliki bensin dan meminta ongkos untuk membeli BBM kepada anggota SAR Aceh Tamiang.

“Saat kami membawa mayat korban ke Puskesmas Bandar Pusaka, kepala Puskesmas menolak menerima mayat korban. Padahal, institusi kesehatan terdekat bisa mengambilalih tugas ini, karena tugas kami sudah selesai dengan ditemukannya korban.”

“Tetapi Kepala Puskesmas tidak mau membantu membawa jasad korban menggunakan ambulans, dengan alasan ambulans di Puskesmas itu tidak ada bahan bakar (BBM)-nya. Malah kepala puskesmas menanyakan kepada kami, apa ada uang BBM-nya, karena mereka perlu uang BBM dan uang konsumsi untuk sopir,” jelas Syaiful Syahputra selaku kepala Tim SAR Aceh Tamiang.

Sungguh terlalu pihak Puskesmas!! Karena hal tersebut, Tim SAR sampai adu mulut dengan Kepala Puskesmas. Dan dengan terpaksa mayat tersebut dimasukkan ke dalam perahu karet dan diikat di atas atap mobil operasional SAR menuju RSUD Tamiang.

Padahal, mobil milik Tim SAR, sudah dipenuhi personel dan peralatan selam, pencarian korban sendiri telah dilakukan tiga hari lamanya.

Barulah, pukul 10.00 WIB, mayat tersebut dikafankan di RSU Tamiang, disusul dengan datangnya pihak keluarga dan ambulans dari Gayo Lues untuk membawa jenazah ke rumah duka.

Lalu apa kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, dr Fajri MKes, tentang penolakan aksi kemanusiaan dari pihak Puskesmas ??

“Untuk hal yang bersifat darurat dan atas nama kemanusiaan, seharusnya tidak ada alasan menolak melakukan penanganan,” ujarnya.

Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan ke Bupati Aceh Tamiang dan berdasarkan rekomendasi Dinkes Tamiang, Kepala Pukesmas Bandar Pusaka pun dicopot dari jabatannya.

“Kepala Puskesmas yang sebelumnya dijabat Syamsuddin, mulai Senin (15/2) diganti dr Eka. Saya juga merekomendasi pencopotan setiap kepala Pukesmas yang tidak bisa bekerja sama atas dasar kemanusiaan,” ungkap Fajri.

Nah..loo!! Kena deh, sudah jadi kewajiban setiap ambulans untuk mengangkut mayat ataupun orang sakit, tapi hal ini tidak dikoordinasi dengan baik, bahkan sempat-sempatnya minta ongkos!! :mrgreen: Mari sob komentarnya dengan ulah nakal pihak Puskesmas berikut!!

Sumber : Tribun

Advertisements

Posted on February 14, 2016, in Hot News and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 13 Comments.

  1. kepala puskesmas minta uang BBM?
    klo pin BBM punya gak ya?….

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: