Advertisements

Diskriminasi Bocah Jenius!! Bocah Ini Tak Diijinkan Ikut Ujian Nasional Karena Dianggap Terlalu Pintar!!

image

Dianggap terlalu jenius, bocah cilik kelas VI di Sekolah Dasar Multilingual Anak Saleh, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, tidak diperbolehkan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). Apa ya alasannya hingga muncul keputusan seperti itu ??

Pato Sayyaf, bocah jenius yang punya IQ 136, mampu menempuh bangku SD hanya dalam waktu 4,5 tahun saja.

Di usia nya yang masih muda, 8 tahun. Pato didiskriminasi. Pihak sekolah menyatakan Pato dilarang mengikuti Ujian Nasional karena persyaratan UN minimal berusia 12 tahun.

Dengan keputusan pihak sekolah tersebut. Orang tua Pato, Joko Trianto dan Wahyu Nurandari menilai anaknya telah menjadi korban tidak bertanggung jawab pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Sidoarjo.

“Anak saya di sekolahnya dimasukkan ke kelas percepatan karena tergolong siswa yang pintar dan mampu menyelesaikan pendidikan dari kelas I sampai kelas VI hanya 4,5 tahun, nilainya juga sangat memuaskan. Namun pihak Dinas Pendidikan tidak mengizinkannya untuk mengikuti UN, pihak sekolah sendiri tidak bisa apa-apa.” ujar Ayah Pato.

Demi UN di bulan Mei 2016 nanti, Joko sampai membawa anaknya ke salah satu lembaga psikotes milik TNI AL.

“Dari hasil psikotest tersebut diketahui kalau IQ anak saya itu 136. Pihak Dinas Pendidikan tetap tidak mengizinkan anak saya mengikuti UN karena usianya yang masih 8 tahun”, kata Joko, seperti yang dilansir dari Merdeka.

Menindaklanjuti keputusan pihak sekolah yang tidak memperbolehkan Pato untuk mengikuti Ujian Sekolah, Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Sri Untari angkat bicara.

“Sekolah Pato itu seharusnya sudah bisa menyelenggarakan UN sendiri, tidak bergabung dengan sekolah lain. Apalagi SD Multilingual Anak Saleh ini mampu meluluskan tujuh angkatan.” ujar Sri Untari.

Tak hanya itu,  anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim, Agatha Retnosari juga menambahkan,

“Jangan sampai siswa seperti Pato menjadi korban pendidikan. Anak-anak jenius adalah harapan masa depan bangsa bukan karena aturan yang kaku dan ego.” kata Agatha Retnosari.

Jiah..masih ada aturan katrok seperti ini, di luar negeri bocah SD aja ada yang kuliah!! Sungguh terlalu!!
Kalo menurut sobat semua gimana ya dengan keputusan sepihak yang memberatkan Pato ini ??

Advertisements

Posted on March 17, 2016, in Hot News and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 46 Comments.

  1. inilah Indonesia..dimana orang pintar didiskriminasi… orang pintar2 dijunjung…

    Liked by 1 person

  2. Enak juga ya gak diijinkan ikut ujian

    Liked by 1 person

  3. Anak jenius di larang ujian, sementara anak pejabat dan anak artis di ijinkan menabrak manusia hingga meninggal

    Dimana letak keadilanya?

    http://jildhuz.com/2015/03/02/kelakuan-member-mlm-membuat-dalil-sendiri-dan-menkafirkan-muslim/

    Liked by 1 person

  4. wah, kalo bunuh orang gak dosa gue bunuh tuh yg gak ngijin,in ikut ujian, mungkin gurunya malu kali yaa, kalah pintar sama muridnya, apalagi masih 8 th, gue aja pengen pinter gak bisa” wkwkwk…. :v

    Liked by 1 person

  5. Kagak ikut Ujian…tapi langsung Test PNS :v

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: