Advertisements

Lagi, Pasha langgar UU dengan konser di Singapura! Bakal kena sanksi berat!

Lagi dan lagi, sepertinya Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo sering banget bikin kontroversi, mulai dari ngamuk-ngamuk di acara pelantikan, berdandan ala anak band di acara resmi sampai harga rumah dinas Pasha yang katanya super mahal. Yang terbaru Bapak Pasha ‘Ungu’ ini kabarnya manggung di Singapura.

Begini ungkap Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Sumarsono (Soni), beliau mengaku tidak mendapat laporan dari Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha ‘Ungu’ yang terbang ke Singapura untuk menyanyi. Berdasarkan UU Pemda, sebenarnya sudah ada larangan bagi kepala daerah untuk ke luar negeri tanpa izin Mendagri.

Dikutip dari Detik, UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah memuat larangan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah di pasal 76. Berikut isinya:Pasal 76
(1) Kepala daerah dan wakil kepala daerah dilarang:
a. membuat keputusan yang secara khusus memberikan keuntungan pribadi, keluarga, kroni, golongan tertentu, atau kelompok politiknya yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
b. membuat kebijakan yang merugikan kepentingan umum dan meresahkan sekelompok masyarakat atau mendiskriminasikan warga negara dan/atau golongan masyarakat lain yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. menjadi pengurus suatu perusahaan, baik milik swasta maupun milik negara/daerah atau pengurus yayasan bidang apa pun;
d. menyalahgunakan wewenang yang menguntungkan diri sendiri dan/atau merugikan Daerah yang dipimpin;
e. melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta menerima uang, barang, dan/atau jasa dari pihak lain yang mempengaruhi keputusan atau tindakan yang akan dilakukan;
f. menjadi advokat atau kuasa hukum dalam suatu perkara di pengadilan selain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (1) huruf e;
g. menyalahgunakan wewenang dan melanggar sumpah/janji jabatannya;
h. merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan
peraturan perundang-undangan;
i. melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dari Menteri; dan
j. meninggalkan tugas dan wilayah kerja lebih dari 7 (tujuh) hari berturut-turut atau tidak berturut-turut dalam waktu 1 (satu) bulan tanpa izin Menteri untuk gubernur dan wakil gubernur serta tanpa izin gubernur untuk bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota.
(2) Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf j jika dilakukan untuk kepentingan pengobatan yang bersifat mendesak

Dalam Pasal 76 ayat (1) huruf (i), kepala daerah dan wakil kepala daerah dilarang untuk melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dari menteri. Hal itu dirinci lagi di bagian penjelasan.

“Usulan izin bagi gubernur disampaikan kepada Menteri dan usulan izin bagi bupati/wali kota disampaikan kepada Menteri melalui gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat”

Sebelumnya diberitakan, Soni memaparkan bagaimana ketentuan dan tata cara bagi kepala daerah yang ingin pergi ke luar negeri saat hari kerja. Sebelum berangkat ke luar negeri, kepala daerah harus memberikan surat izin paling lambat 14 hari ke Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Otda. Kepala daerah, lanjut Soni, tidak bisa seenaknya bepergian ke luar negeri tanpa izin dari Mendagri. Hal itu juga berlaku bagi mereka yang akan melaksanakan tugas negara ke luar negeri.

Sementara itu bila kepala daerah ingin pergi ke luar negeri di akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu, mereka tidak perlu izin kepada Mendagri. Namun, ujar Soni, handphone mereka harus selalu aktif 24 jam. Karena, tugas kepala daerah itu 24 jam dan tak ada hari libur.

“Yang kedua, dia boleh ke luar daerah sebagaimana manusia, tiba-tiba saya ingin ke Singapura hari Sabtu, boleh saja itu hari libur. Tapi HP dibuka 24 jam, karena tugas kepala daerah 24 jam dan tidak ada hari libur. Anytime harus siap, on call namanya. Itu posisinya kedua, boleh kalau Sabtu atau Minggu,” tutur Soni.

Pasha Ungu diketahui manggung hari, Sabtu (25/3/2017) dalam konser bertajuk ‘UNGU – 20th Anniversary Concert Live in Singapore 2017’ yang diselenggarakan di Esplanade Concert Hall, Singapore. Konser ini diadakan dalam rangka merayakan ulang tahun Ungu yang ke-20.

Dilansir Megapolitan, terkait dengan pelanggaran yang dilakukan, sanksi terberat yang akan dihadapi Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo adalah pemberhentian. Apalagi, menurut Iqbal, Ketua DPRD kota Palu, saat menyanyi bersama bandnya di Singapura, Pasha tidak mengantongi izin dari pejabat berwenang.

 

Advertisements

Posted on March 30, 2017, in Hot News, Infotaiment and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Wkwkwk ketawa aja deh

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: