Advertisements

Sekolah Full Day Dibatalkan, Sistem Pelajaran Baik Seperti Ini Yang Ingin Diterapkan Pemerintah

Setelah sempat ditolak keras oleh banyak elemen masyarakat akhirnya Presiden Joko Widodo, Jokowi membatalkan kebijakan full day school, yaitu mengubah jam sekolah menjadi 5 hari dengan waktu belajar 8 jam setiap harinya.

Beberapa Ormas seperti PBNU, MUI, Muhammadiyah dan Madrasah merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut. Bagi mereka memangkas jam pelajaran agama hingga tersisa 10% saja dianggap merugikan lembaga dan masyarakat.

Guru-guru di sekolah terpencil atau desa juga menganggap fasilitas menjadi kendala jika aturan Full Day School diterapkan. Padahal fasilitas bisa kok dibangun asalkan ada kemauan mengajar 5 hari.

Sementara masyarakat luas ingin anak mereka bermain bebas tidak harus mabuk pelajaran di sekolah. Padahal pelajaran yang disiapkan pasti sesuai dengan umurnya.

Lalu apa sebenarnya yang akan dipelajari, jika anak harus sekolah selama 5 hari dan 8 jam pelajaran setiap harinya?

Dikutip dari JawaPos (13/6), Menteri Pendidikan Kebudayaan Muhadjir Effendy telah mencanangkan Program pendidikan penguatan karakter (PPK). PPK pada dasarnya adalah gagasan langsung dari Presiden Jokowi.

Dalam PPK, nantinya para murid SD hingga sekolah menengah akan belajar pendidikan karakter hingga 70%, sisanya anak-anak akan belajar dari buku atau pelajaran umum.

Jika dilihat sistem sekolah dengan pelajaran PPK, maka sistem sekolah di negara Jepang yang cukup mirip dengan pelajaran karakter yang diajarkan. Mungkin pak Jokowi ingin menanamkan kedisiplinan layaknya negara Jepang yang menanamkan pelajaran etika, kebersamaan, dsb.

Jika ada permintaan dikaji ulang, rasanya ide yang cukup bagus ini sayang untuk disia-siakan. Anak- anak bisa belajar di sekolah sambil mempelajari karakter, yang sebenarnya orang tua Indonesia sendiri sangat jarang untuk mengajarkannya di rumah.

Pelajaran karakter yang kuat bukan hanya mencetak generasi yang pintar saja tapi juga menciptakan pribadi yang jujur, beretika dan peduli aturan. Mengingat jaman sekarang krisis mental di Indonesia cukup besar *CMIIW..

 

 

Advertisements

Posted on June 20, 2017, in Come On Share, Education, Hot News and tagged , , , . Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. Bener.. Indonesia perlu banget pendidikan karakter seperti jaman jaman dulu.. biar ga asal itu kelakuan

    Tapi ya kaum nyinyir mah apa yak, liat judul “sekolah 8jam” udah panik mampus wkwkwkw

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: