Advertisements

3 Pertanyaan Penting Terkait G30S/PKI Dijawab Di Jurnal CIA!

Sekali-kali bahas yang agak bobot dikit, ehehehe.. Yaitu G30S/PKI!

Tragedi G30S/PKI yang menyimpan banyak duka mendalam bagi Indonesia.

Karena banyak pejuang yang harus gugur di Lubang Buaya.

Terkait pembantaian tersebut! Ternyata menyimpan banyak sekali pertanyaan, seperti apa peran China? karena partai komunis identik dengan China.

Hingga apa peran Amerika? Dan berapa anggota PKI yang dibantai dalam aksi balasan tentara?

CIA pun mengungkapkannya lewat sebuah tulisan, seperti dilansir Detik!

Tulisan CIA dimuat dengan judul ‘The Lesson of The September 30 Affair’ dari Center for the Study of Intellilgence CIA, Volume 14 Issue 2, Musim Gugur 1970.

Dari jurnal agen mata-mata CIA yang telah dirahasiakan selama puluhan tahun, baru dipublikasikan kepada umum di tahun 1994. CIA baru memposting tulisan tersebut dalam situsnya pada 8 Mei 2007.

Kalo sobat penasaran dan pengen baca langsung sobat bisa menemukan situs resmi CIA di bagian perpustakaan digital.

Penulisnya bernama Richard Cabot Howland, seorang staf Kedubes AS yang bertugas di Jakarta tahun 1965-1966.

Kalau begitu kita langsung aja ke jawaban dari 3 pertanyaan penting di atas.

Pertama, apa hubungan China dalam G30S/PKI?

Howland menyebut jika China sama bingungnya dengan AS saat G30S/PKI terjadi, karena terlalu banyaknya pejabat sipil dan militer yang terlibat di pihak PKI, Sukarno dan Angkatan Darat.

Jawabannya adalah tidak ada peran China dalam G30S/PKI, walau China mendukung tumbuhnya komunisme di Indonesia, tapi rupanya negara asing ini justru tidak terlibat.

“Mustahil Sukarno atau Aidit menawarkan kekuatan luar manapun untuk ‘ikut ambil bagian dalam aksi’ atau dimintai tolong dalam Gerakan 30 September,” kata Howland.

Apa kaitannya dengan Amerika?

Terkait hubungan dengan Perang Vietnam, menurut Howland saat itu banyak yang percaya Angkatan Darat Indonesia berani melawan PKI dan Sukarno karena tahu akan didukung tentara Amerika di Vietnam.

Menurut Howland tindakan AD saat itu lebih ke situasi taktis semata, bukan karena tentara AS ada di Vietnam Selatan.

“Suharto bertindak bukan karena visi geopolitik atau strategis dari kehadiran tentara AS di Vietnam Selatan. Itu situasi taktis saja, Yani meninggal, Nasution tidak sanggup, Suharto adalah perwira senior yang ada dan memerintah dan cuma dia yang bisa bertindak. Dia bertindak tanpa banyak pikir nanti bagaimana. Kemenangannya saat itu bukan karena kehadiran kita (Amerika) di Vietnam,” tulis Howland.

Lalu berapa jumlah anggota PKI yang dibunuh?

Untuk jumlah anggota PKI yang jadi korban, dari kabar yang beredar di luar negeri ada sekitar 350.000 sampai 1,5 juta orang.

Namun Kedubes AS mendapat laporan dari berbagai wilayah Indonesia yang saat itu diliputi berbagai kisah seram tentang pembantaian anggota PKI. Jika angka tersebut tidak benar!

Howland yang mengaku turun langsung ke beberapa daerah di Indonesia, menganggap angka tersebut dibesar-besarkan karena semangat anti-PKI saat itu. Jumlah aslinya lebih kecil dari yang digembar-gemborkan media.

“Seorang letkol angkatan darat memberikan angka yang kata dia akurat dari lapangan. Total 50.000 tewas di Jawa, 6.000 tewas di Bali dan 3.000 tewas di Sumatera Utara. Saya ragu metodenya tapi perkiraannya dapat diterima, digabung dengan data saya hasilnya total ada 105.000 orang Komunis tewas. Ini angka yang tetap besar, tapi jauh dari klaim 350.000-1,5 juta orang,” tulisnya.

Mungkin ada yang mau ngasih tanggapannya sob terkait G30S/PKI?

 

 

 

Advertisements

Posted on October 1, 2017, in Hot News and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: