Advertisements

Wanita 49 tahun Coba Bakar Diri Alasannya ‘Dituduh Raja Iblis Jadi Penyebab Lion Air Jatuh’!

Sri Wahyuni (49) mengegerkan Ciputat karena mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan membakar tubuhnya.

Sebelumnya dia sempat meminum obat asma dicampur sprite untuk bunuh diri. Tak kunjung meninggal ia memutuskan menyiram tubuhnya dengan minyak tanah dan mencoba membakarnya. Beruntung, Sri berhasil diselamatkan sang suami.

Alasan Sri Wahyuni ingin mengakhiri hidupnya juga bikin terkejut. Ia mengaku dituduh jadi penyebab pesawat Lion Air jatuh 29 Oktober lalu. Masalah kejiwaan?

Berikut kronologi kejadian dari keterangan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Kamis (8/11):

 

Selasa, 6 November 2018

Pukul 07.30 WIB

Sri pergi ke warung membeli 2 botol Sprite dan obat Neo Napacin. Oleh saksi (sang penjual warung) korban lalu ditegur, tidak baik minum Sprite bersamaan dengan obat Neo Napacin (obat yang biasa dipakai penderita asma dan sesak napas) tapi korban menjawab ”tidak apa-apa”.

 

Pukul 08.00 WIB

Sri nekat bakar diri di ruang tengah rumahnya dengan menyiramkan minyak tanah dari botol air mineral ke tubuhnya lalu menyalakan korek gas. Suami korban yang tahu kejadian tersebut lalu menarik Sri keluar dari kontrakan.

Api sudah menyala pada tubuh korban, usai dibawa keluar dari rumah suami, saksi dan tetangga sekitar berusaha memadamkan api pada tubuh Sri dengan menyiramkan air dan menyemprotkan APAR (alat pemadam api ringan).

Saat tubuh Sri terbakar, saksi mengatakan korban berkata penyebab ia bakar diri! Agak horor nih, guys..

”Saya dituduh membunuh orang, saya dituduh berzina dengan orang Arab, saya dituduh penyebab kecelakaan Lion Air, saya mau dibawa Raja Iblis tapi tidak mempan, makanya saya minum Napacin 8 butir tambah 2 botol Sprite akhirnya nggak mati, saya jihad di jalan yang benar, tuduhan raja iblis itu palsu, makanya saya bakar diri.” Ujar Sri sambil berteriak.

 

08.20 WIB

Petugas piket fungsi Polsek Ciputat Pimp Aiptu Sunarto (Kapospolsubsektor Serua) mendatangi TKP dan memasang garis kuning di sekitar rumah kontrakan.

TKP – Rumah kontrakan Sri Wahyuni sudah dipasangi garis kuning!

Sri kemudian dibawa suami dengan didampingi Polisi menuju RSUD Tangsel untuk dilakukan perawatan intensif.

Polisi sendiri masih belum bisa memastikan Sri mengalami gangguan kejiwaan atau tidak karena alasan medis, Sri belum bisa diperiksa. Nantinya, pihak berwajib akan berkomunikasi dengan psikiater dalam menangani kasus tersebut.

 

Sumber : detik.com

Advertisements

Posted on November 8, 2018, in Hot News and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: