Advertisements

4 Gangguan yang Biasa Terjadi Pada Kelenjar Tiroid!

Walau bentuknya kecil namun gangguan tiroid dapat berefek besar untuk kesehatan tubuh.

Apalagi saat ini penyakit tiroid lagi hangat diperbincangkan, mengingat banyak selebritis Indonesia maupun dunia yang mengidap sakit tiroid.

Kira-kira apa sih tiroid itu? Dan dimana letaknya?

Tiroid adalah kelenjar dalam leher yang berbentuk seperti kupu-kupu, letaknya di atas tulang selangka.

Tiroid bertugas memproduksi hormon yang dibutuhkan oleh tubuh.

Hormon tiroid berfungsi mengatur metabolisme tubuh, mengontrol detak jantung, suhu tubuh hingga berat badan, jadi gak heran saat tiroid mu sakit, berat badan juga bisa ikut turun drastis.

Berikut 4 gangguan yang biasa terjadi pada kelenjar tiroid :

 

1. Hipotiroid

Gangguan Hipotiroid ialah masalah pada kelenjar tiroid yang kurang aktif, sehingga menghasilkan hormon yang jumlahnya kurang dari yang dibutuhkan tubuh.

Gejala yang timbul : Mudah lelah, tidak tahan dingin, kurang nafsu makan tapi berat badan terus bertambah tanpa sebab yang jelas, kulit kering, sulit konsentrasi, dan rambut rontok.

 

2. Hipertiroid

Kebalikan dari Hipotiroid yang kurang aktif, pada hipertiroid, kelenjar tiroid justru terlalu aktif hingga menghasilkan hormon yang jumlahnya melebihi dari yang dibutuhkan tubuh.

Gejala yang dialami adalah sulit tidur, tangan bergetar, mudah grogi, keringat berlebih, kepanasan di temperatur yang dingin, sering BAB, penurunan berat badan secara drastis, susah konsentrasi dan mudah stres.

 

3. Nodul tiroid

Dalam kelenjar tiroid terdapat gumpalan yang belum diketahui penyebabnya secara pasti.

Gumpalan tersebut menyebabkan pembesaran leher depan bagian bawah.

Timbulnya bengkak di leher kadang tidak terasa menyakitkan, tapi dapat menekan esofagus, trakea, dan pembuluh darah. Saat menekan trakea, kita jadi susah menelan disertai batuk.

 

4. Goiter

Goiter adalah pembesaran yang terjadi pada kelenjar tiroid. Untuk gejalanya hampir sama pada nodul tiroid.

 

Cara Mengobati:

Untuk pengobatan tergantung pada penyebab dan gejalanya. Saat terkena salah satu gangguan di atas, sobat jangan sembarangan mengobati penyakit ini.

Jika terkena salah satu gejala di atas segera periksakan ke dokter. Nantinya, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mendorong hormon atau menekan hormon pada penyakit Hipotiroid dan Hipertiroid.

Sementara untuk Nodul Tiroid dokter akan menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.

Bagi yang sakit goiter, apabila penyebabnya karena kekurangan yodium, sobat bisa menambahkan asupan yodium (garam) ke dalam makanan. Tapi, pastikan sesuai dengan anjuran dokter, ya.

 

 

Sumber : Bobo.ID

Advertisements

Posted on November 16, 2018, in Beauty & Health, Come On Share, Hot News and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: