Ambulans Partai – Massa Settingan : Berikut Kronologi Lengkap Ricuhnya Demo 22 Mei

Sejak Selasa malam (21/5) hingga Rabu (22/5) ada pasukan ribut-ribut nih di Jakarta. Puncak ricuhnya dini hari tadi nih sob, semoga sobat Sebarkan yang ada di lokasi kejadian dalam keadaan baik-baik saja ya.

Peristiwa ini diwarnai aksi bentrok polisi vs kelompok massa tak dikenal, hingga penemuan mobil ambulans berlogo partai. Nah, loh!

Polisi melalui Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan kronologi lengkap ricuhnya demo 22 mei yang terjadi di beberapa titik, berikut informasi lengkapnya!

21.00 WIB: Massa ‘Asli’ Bubar Dengan Tertib

Aksi demo di depan Gedung Bawaslu awalnya berlangsung kondusif. Sampai-sampai aparat dan kelompok massa mengadakan ibadah shalat Tarawih bersama.

Kapolres Metro Jakarta Pusat pun menghimbau para pendemo untuk membubarkan diri. Massa ‘asli’ pun patuh dan membubarkan diri dengan tertib.

23.00 WIB: Massa Misterius Muncul dan Bikin Rusuh

Tiba-tiba sekitar pukul 23.00 di depan Bawaslu, muncul kelompok massa misterius yang tak diketahui asalnya mulai melakukan tindakan provokatif dan anarkis. Mereka merusak security barrier dan memprovokasi petugas, padahal sesuai dengan SOP massa tidak boleh lagi beraksi saat larut malam.

Petugas TNI dan Polri pun menghalau, massa yang berada di beberapa ruas jalan didorong hingga jalan Sabang dan Wahid Hasyim. Bukannya kooperatif malah menyerang petugas dengan lemparan batu, molotov hingga petasan ukuran besar.

02.45 WIB: Muncul Massa Misterius Lain di KS Tubun

Polisi sudah bisa mengurai kelompok massa sebelumnya, 58 orang terduga provokator berhasil diamankan.

03.00 WIB: Massa Menyerang Asrama Brimob

Pukul 03.00 WIB muncul lagi massa tak dikenal, di sekitar Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi menduga kelompok massa ini sudah diperintahkan. Edan, lagi puasa loh!

Dibantu beberapa tokoh masyarakat FPI, polisi terus berusaha meredakan aksi massa tersebut. Tapi, kelompok ini justru menyerang asrama Polri dengan batu, bom molotov, petasan dan botol.

Massa anarkis lalu dihalau dengan gas air mata, namun bukannya mundur justru terus masuk ke asrama melakukan pengrusakan asrama. Makin brutal massa lalu membakar beberapa kendaraan yang diparkir di sana, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.

Dari aksi anarkis ini, beberapa orang dari bagian kelompok massa mengalami luka-luka.

Dilaporkan ada 11 unit mobil yang rusak dan 14 unit mobil yang terbakar diantaranya 1 truk dalmas, 3 mobil dinas K-9, dan 11 unit mobil umum.

Sementara itu 11 orang terduga provokator sudah diamankan di Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Ditemukan Bukti Ambulans Berlogo Partai dan Massa Settingan

Polisi menduga sejumlah massa anarkis berasal dari luar Jakarta. Mayoritas diduga berasal dari Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah.

Selain itu, polisi berhasil menemukan bukti berupa satu mobil ambulance berlogo partai berisi batu dan alat-alat. Batu dan alat tersebut diduga dipersiapkan untuk menyerang polisi.

“Ada bukti-bukti. Ada satu ambulans, saya tidak akan sebutkan partainya, penuh dengan batu dan alat-alat. Ada juga massa tersebut masih menyimpan amplop dan kami sita di Polda Metro Jaya, sedang kami dalami,” ujar Iqbal.

Pasukan anarkis disebut-sebut adalah massa settingan. “Dari rangkaian tadi massa aksi damai, bahwa peristiswa dini hari tadi adalah bukan massa spontan, bukan peristiwa spontan tapi perisitwa by design, peristiwa settingan,” ungkapnya.

 

Sumber : detik.com

Posted on May 22, 2019, in Hot News and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: