18 Fakta Seputar Keraton Agung Sejagat!

Sob, sudah dengar belum kalo ada Kerajaan baru yang menamakan dirinya Keraton Agung Sejagat.

Seperti apa penampakannya, dan apa saja fakta seputar Keraton Agung Sejagat? Yuk, kepoin!

1. Keraton ini terletak di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.

2. Keraton Agung Sejagat baru saja menggelar acara Wilujengan dan Kirab Budaya selama 3 hari berturut-turut sejak Jumat hingga Minggu, 10 – 12 Januari 2020, foto-fotonya berhasil viral di media sosial. Dari foto yang beredar sang Raja dan Ratu diarak menggunakan kuda.

3. Kerajaannya berbentuk Pendopo yang dicat dengan warna merah, emas, hitam dan putih dengan interior bak Kerajaan. Bahkan dilengkapi dengan singgasana yang ditempati oleh pemimpin mereka, Sinuhun dan Kanjeng Ratu.

4. Mengklaim punya 450 pengikut. Dari akun Twitter @aritsontoso menyebut, jika pengikut dari kerajaan tersebut bukanlah orang asli Purworejo. Ia menulis jika hanya dua orang saja yang turut bergabung dalam prosesi kirabnya.

5. Pendirinya sepasang suami istri bernama Sinuhun atau Raja Totok Santosa Hadiningrat dan Dyah Gitarja yang sering dipanggil Kanjeng Ratu.

6. Totok mengklaim dirinya merupakan Rangkai Mataram Agung yang menjadi juru damai dunia. “Kita umumkan pada dunia bahwa Keraton Agung Sejagat sebagai induk daripada seluruh Kingdom State Tribune Koloni yang ada di seluruh dunia ini, menyatakan sebagai juru damai terhadap konflik yang terjadi di seluruh dunia,” ungkapnya dari video yang beredar di medsos.

7. Punya penasihat kerajaan bernama Resi Joyodiningrat.

8. Mengaku bukan aliran sesat.

9. Asal-usul kerajaan dijabarkan Resi Joyodiningrat selaku penasihat Kerajaan Agung Sejagat menurutnya, kelompok tersebut merupakan kekaisaran dunia yang muncul setelah berakhirnya perjanjian 500 tahun yang lalu. Perjanjian tersebut, dilakukan oleh Dyah Ranawijaya sebagai penguasa imperium Majapahit dengan bangsa Portugis sebagai wakil orang Barat atau bekas koloni Kekaisaran Romawi di Malaka pada 1518. Dalam akhir perjanjian itu, setelah berakhirnya dominasi kekuasaan Barat mengontrol dunia, yang didominasi Amerika Serikat setelah Perang Dunia II, kekuasaan tertinggi harus dikembalikan ke pemiliknya, yaitu Keraton Agung Sejagat sebagai penerus Medang Majapahit yang merupakan Dinasti Sanjaya dan Syailendra.

10. Warga Purworejo mengaku mulai resah dengan keberadaan Keraton Sejagat.

11. Kepolisian Purworejo berencana mendatangi kelompok tersebut. “Kami mengetahui informasi tersebut, namun tindak lanjut belum bisa sampai langkah hukum dan kita akan bareng-bareng melakukan klarifikasi,” kata Wakapolres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani, Senin (13/1/2020).

12. Keberadaan Keraton Agung Sejagat rupanya sudah diketahui oleh Camat Bayan, Kepala Desa Pogung Jurutengah, dan Bupati Purworejo.

13. Di Keraton tersebut terletak sebuah kolam yang sangat disakralkan oleh kelompok ini.

14. Ada Prasasti batu bertuliskan huruf Jawa. Dilansir Kompas.com, di sebelah kiri prasasti ada tanda dua telapak kaki dan di bagian kanan ada semacam simbol. Prasasti itu disebut dengan Prasasti I Bumi Mataram.

15. Mendadak viral begini tanggapan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar menilai perlu adanya pengujian secara ilmiah mengenai keberadaan Keraton Sejagat. “Syukur-syukur ada perguruan tinggi yang mendampingi. Baik juga untuk didiskusikan,” kata Ganjar, Senin (13/1/2020), dikutip dari TribunJateng. Ganjar juga mengimbau agar keberadaan Pemimpin Keraton Agung Sejagat, Purworejo tidak meresahkan masyarakat. “Pemerintah Purworejo harus memayungi langsung masyarakatnya, memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas,” ucapnya.

16. Sosok Sinuhun ternyata pernah buat pernyataan kontroversial. Diberitakan Liputan6.com, Totok Santosa Hadiningrat pada 2016 silam sempat bikin heboh publik. Karena ia menjanjikan uang ratusan dolar Amerika Serikat setiap bulannya. Uang tersebut akan diberikan melalui organisasi bernama Jogjakarta Development Committe (JOGJa-DEC). Menurut Totok terdapat dana kemanusiaan yang tak ternilai dalam bentuk USD. Uang tersebut diklaimnya masih tersimpan di salah satu bank negara Swiss yang disebutnya Esa Monetary Fund alias EMF. Dana tersebut siap dikucurkan untuk membantu bangsa Indonesia masing-masing USD 50 juta sampai USD 200 juta per bulan, ditambah asuransi USD 100 ribu. “Uang ini merupakan hak bagi bangsa Indonesia. Namun untuk memperoleh uang tersebut harus memiliki register dan nomor keanggotaan di JOGJA-DEC. Nanti bisa dikirim tiap bulan lewat ATM atau lewat koperasi,” kata Totok.

17. Dari beberapa media seperti Tribun, Totok dan para pengikutnya disebut hanya ingin mencari sensasi dan uang. Ngomong-ngomong menjiwai sekali ya, cocok main film di serial laga Indonesia, haha..

18. Last but not least, dikutip dari mojok.co bagi siapa saja yang ingin menjadi anggota Keraton Agung Sejagat, kamu diwajibkan membayar uang 3 juta untuk mengganti biaya seragam. Gimana tertarik bergabung main raja-rajaan sama pak Totok dan Bu Dyah? Eits, tapi main raja-rajaannya udahan dulu ya sob. Soalnya, pemimpinnya sudah diciduk polisi! 

 

 

Posted on January 15, 2020, in Hot News and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: