Hadapi Banjir Dengan 12 Langkah Berikut!

Hujan lebat menyapu Indonesia, Jakarta hingga Pamekasan kebanjiran. Tak hanya Jakarta sebagian besar kota di Indonesia juga mengalami kenaikan curah hujan.

Foto : Bisnis.com

Bahkan dari data BMKG, kota Surabaya mengalami penurunan suhu sebanyak dua derajat. Hingga dikategorikan kejadian langka.

Jakarta sendiri telah terhitung, enam kali terkepung banjir dalam kurun waktu dua bulan.

Dengan adanya banjir, mimin jadi ingin berbagi tips menghadapi banjir yang bisa sobat terapkan.

1. AMANKAN DOKUMEN PENTING

Hujan yang terus-menerus menyebabkan kita harus waspada dengan serangan banjir. Apalagi jika tempat sobat tinggal tergolong langganan banjir. Maka hal pertama yang harus dilakukan ialah menyelamatkan dokumen penting agar tidak rusak atau hilang.

Caranya : Satukan semua dokumen, seperti ijazah, sertifikat rumah, dll. Bungkus dengan plastik tebal agar tak terkena air lalu simpan dalam koper atau tas besar. Buat yang punya brankas amankan saja surat berharga di sana.

Penting : Jika menyimpan dokumen dalam koper di rumah, jangan pernah menaruhnya dalam lemari, karena ada kemungkinan lemari roboh saat air meninggi.

2. ASURANSI

Jika memungkinkan, asuransikan aset bangunan dan kendaraan dari kerusakan saat bencana banjir menghadang. Daftarkan juga keluarga ke asuransi kesehatan.

3. TARUH BARANG ELEKTRONIK DI TEMPAT TINGGI

Barang-barang elektronik seperti laptop, kamera, TV, dan lainnya dapat rusak jika terkena air. Jadi, pastikan simpan di tempat tinggi agar tidak terendam banjir. Buat juga dudukan kulkas lebih tinggi agar bisa diamankan dengan mudah.

4. MATIKAN SEMUA JARINGAN LISTRIK

Jika air mulai masuk ke dalam rumah segera matikan semua jaringan listrik, cabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Seperti charger ponsel atau kabel tv. Pastikan juga tidak ada kabel yang terkelupas hal itu dapat berbahaya. Karena air banjir akan mengalirkan listrik, gak mau kesetrum kan?

5. JANGAN SENTUH SEMBARANGAN

Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila berdiri di atas atau di dalam air.

6. SIAPKAN ALAT SURVIVAL

Siap siagalah dengan berbagai alat. Karena saat banjir biasanya keadaan seperti mati lampu atau naik ke atap rumah akan mengikutinya.

Alat-alat darurat yang perlu dipersiapkan : pelampung, makanan ringan, obat-obatan, walkie talkie, pakaian, senter, korek api, kertas, pulpen, powerbank terisi penuh, pisau kecil, tali, lakban, serta uang tunai.

7. PANTAU INFORMASI BANJIR DARI MEDIA TERPERCAYA

Pantau terus berita tentang curah hujan di wilayah tempat tinggal sobat melalui media terpercaya seperti sosial media TMC Polda atau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

8. LAPORKAN JIKA AIR SEMAKIN MENINGGI

Laporkan banjir yang ada di wilayah sobat ke akun @petabencana, Facebook @petabencana.id, atau lewat pesan Telegram ke @bencanabot. Bisa juga melalui aplikasi seperti Qlue, PasangMata, dan Z-Alert.

9. ABAIKAN KENDARAAN

Apabila air mulai naik, abaikan mobil dan keluarlah ke tempat yang lebih tinggi. Jika hal ini tidak dilakukan, sobat bisa tersapu arus banjir dengan cepat.

Sebaiknya, parkir kendaraan ke dataran tinggi atau titipkan ke rumah saudara yang tidak terjangkau banjir untuk berjaga-jaga.

10. WASPADA BANJIR BANDANG

Waspada saluran air atau tempat melintasnya air yang kemungkinan akan dilalui oleh arus yang deras karena kerap kali banjir bandang tiba tanpa peringatan.

11. BERHATI-HATILAH SAAT EVAKUASI

Pastikan sobat tahu benar di mana lokasi posko banjir terdekat berada. Latihan evakuasi banjir dengan keluarga juga dianjurkan demi persiapan banjir.

Perhatikan jalur evakuasi, jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang jatuh atau tiang listrik saat diarahkan oleh petugas evakuasi.

Jika ada perintah evakuasi untuk meninggalkan rumah, segera lakukan.

Tapi, ingat jangan berjalan di arus air, hanya dalam beberapa langkah saja sobat bisa jatuh.

12. YANG HARUS DILAKUKAN SAAT EVAKUASI

Apabila harus berjalan di air, berjalanlah pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat sobat berpijak.

Bagi sobat yang bermukim di sekitar bibir sungai, berhati-hatilah saat melintasi jembatan.

Jembatan yang posisinya dilewati air yang bergerak cepat, berisiko roboh dan membuat kamu jatuh dan terbawa arus banjir.

Hindari mengarungi aliran air banjir, yang dipenuhi puing-puing dan telah terkontaminasi zat berbahaya.

Saat mengungsi utamakan pihak keluarga yang manula, berkebutuhan khusus, ibu hamil hingga anak-anak. Segera bawa mereka ke tempat yang aman sesuai arahan RT, RW atau petugas evakuasi, sebelum air banjir meningkat.

Itu dia tips menghadapi bencana banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Yuk, sebarkan!

Nah, kalau mengantisipasi genangan air mata akibat banjir kenangan gimana ya, min? Mungkin sobat Sebarkan bisa bantu jawab, hehe..

 

 

Sumber : Megapolitan, okezone.com, theasianparent.com

Posted on February 26, 2020, in Hot News, tips and trick and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Thanks… Nice info

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: