Masker Mendadak Mahal, Hand Sanitizer Ikutan Ludes Terjual!

Hai, sobat.

Sejak isu virus Corona merebak, harga masker jadi mahal loh. Kalian ada yang latah ikutan beli? Hehe..

Pict : Tirto.id

Untuk memastikan berita yang beredar di media, mengenai harga masker yang melejit, mimin sempatkan untuk cek harga di toko sekitar rumah.

Dan hasilnya, masker yang biasanya mimin cuma beli sebiji dengan harga seribu perak naik menjadi Rp 29.000 dengan isi 4/5 masker.

Bahkan, harga satu masker kain dipatok Rp 30.000. Kesal sendiri lihat harganya, lol.

Mimin juga dengar kabar lainnya, kalau Hand Sanitizer mendadak habis di apotek yang ada di Jakarta, sejak Pemerintah mengumumkan 2 WNI positif Corona pada Senin (2/3/2020).

Permainan pasar yang ironi. Namun, pabrikan mengklaim jika tidak menaikkan harga masker, ulah oknum?

Sementara itu di negeri seberang seperti Singapura lagi pada bagi-bagi jutaan masker ke setiap kepala keluarga.

Pemerintah Singapura juga siap menindak tegas pelaku yang menaikkan harga masker, lah di sini malah apa-apa dimahalin.

Malah ada yang nekat bikin pabrik masker ilegal demi keuntungan musiman, kabarnya bisa menghasilkan Rp 250 juta sehari, uasem banget.

Namun, menurut Menkes Terawan Agus Putranto ada salah kaprah tentang penggunaan masker.

“Masker hanya untuk orang sakit,” ujarnya saat konferensi pers mengenai COVID-19, di Kemenkes Jakarta, Senin (2/3/2020) sore.

Gimana sob? Masker hanya dipakai oleh orang yang sakit. Jadi bagi mereka yang sehat, tidak terkena influenza, masker tuh gak terlalu dibutuhkan.

Kalau mimin sih lagi sehat pun pakai, bukan karena takut Corona tapi takut sama asap, debu jalanan dan bebauan sampah yang mencemarkan lingkungan, haha.

Terus-menerus terpapar polusi dan radikal bebas tidak baik. Duh, keremajaan kulitku!

Lalu, bagaimana ya pendapat Menkes tentang kenaikan harga masker yang mendadak ini?

Menurutnya, itu merupakan dampak ekonomi dan efek hukum pasar. “Semakin kamu cari maka semakin langka dan semakin mahal. Memang begitu hukum pasar,” katanya.

Dari masker beralih ke Hand Sanitizer yang juga mendadak habis. Jika sobat pikir Hand Sanitizer mampu mensterilkan tangan, itu sih salah besar.

Mengandung 60-90% alkohol, Hand Sanitizer mengklaim mampu membersihkan kuman. Nyatanya, gak semua kuman bisa mati, ada beberapa jenis kuman tertentu yang kebal.

Jadi, sebaiknya tetaplah rajin mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik hal ini jauh lebih baik dibandingkan hanya menggunakan Hand Sanitizer.

Apalagi kalau tangan sobat kotor sudah jelas kotoran dan bakteri akan tetap menempel kan.

Maka, cucilah tangan di bawah air mengalir dengan memakai sabun, karena sabun dapat menjaga bakteri baik pada tubuh untuk melawan bakteri jahat.

Waspada selalu ya sob, jaga terus kesehatan. Sudah banyak pejuang Corona yang sembuh, kalau ada yang meninggal itu tandanya sudah suratan.

Jangan sebar kepanikan dan HOAX! Tapi, stay terus sama Sebarkan untuk kabar menarik lainnya.

 

 

Sumber : Liputan6.com, Vivanews

Posted on March 3, 2020, in Beauty & Health, Hot News and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: