Kalista Iskandar, Finalis Puteri Indonesia Sumatera Barat yang Tak Hafal Pancasila

Baca judulnya pelan-pelan dan dengan wajah terkejoet ku bertanya. ‘Please, ini cuma gimmick kan? Settingan?’

Dia adalah Louise Kalista Wilson-Iskandar. Kalista adalah perwakilan Sumatera Barat dalam ajang Puteri Indonesia 2020.

Perempuan muda yang baru berumur 22 tahun tersebut masuk finalis 6 besar pemilihan Puteri Indonesia yang berlangsung pada Jumat (6/3/2020).

Bisa lolos babak 6 besar menurut mimin sih udah ‘wah’, sampai Kalista mendapat pertanyaan dari Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Singkatnya begini pertanyaan Bamsoet. “Apakah Kalista hafal lima sila yang terkandung dalam Pancasila?”

“Nanti Bapak kasih sepeda.” Oh, nggak ya, hehe..

Pertanyaannya gampang banget kan ada di pelajaran PPKN/PKN atau Kewarganegaraan, tapi kata para pelajar pelajaran ini sudah dihapuskan.

Buat yang udah lupa. Ayo, dihafalkan lagi! (Gambar : Siedoo)

Bahkan terus-menerus dibacakan di hari Senin saat upacara bendera. Kita sebagai peserta apel akan mengikutinya, mengucapkan Pancasila dengan lantang.

Sila 1 sampai 3 Kalista masih oke jawabnya, hingga sila ke-4 dan ke-5 momen mencekam itu mulai muncul, Kalista ‘salah jawab’. Intinya mahasiswi jurusan hukum ini gak hafal Pancasila.

Ya, positif thinking aja, Kalista masih berusaha jawab walau kepeleset kata, gak jawab sembarangan macam bebek nungging. Mungkin dia gerogi, mendadak blank, kurang minum, lagi banyak pikiran dan udah lama gak upacara bendera.

Duh, mimin seketika gemas, ajang sebesar Puteri Indonesia dan hal mendasar tentang negara justru tidak dikuasai dengan baik. Gebrak meja!

Ibarat kata kalau kita ingin lolos tes CPNS (bekerja untuk negara) yang begini harus banget kan dihafalin.

Mimin pun mulai bertanya-tanya pengajar finalis Puteri Indonesia Sumatera Barat siapo seh? Biasanya kan sebelum masuk yang beginian ada pembekalan materi.

Hmm, jadi pengen gantiin posisi gurunya biar aku ajarin main Tik Tok, lol.

Yah, walaupun Kalista masih manusia biasa dan bisa salah tapi ini tuh ‘parah’. Hahaha, sok-sokan nge-bash padahal udah pikun juga sama pancasila.

Tapi, dari catatan mimin yang lumayan sering nonton ajang beauty peagent dalam dan luar negeri, kasus Kalista bukan yang pertama, cukup sering mimin menemukan para finalis kesulitan menjawab pertanyaan yang diberikan.

Ada juga yang pertanyaannya apa, jawabannya apa. Ada lagi yang jawabnya semenit padahal waktu yang diberikan hanya 30 detik.

Hmm, perlu ada pembenahan untuk masa karantina para finalis Puteri Indonesia, karena nantinya mereka akan bekerja untuk bangsa ini.

Bukan tidak mungkin mereka akan dituntut mengerjakan hal yang lebih besar di mata dunia pakai nama negara loo, Indonesia.

Jadi tetaplah pada panduannya. Ingat 3B : Brain, Beauty, Behaviour. Kecerdasan selalu diletakkan di tempat pertama sebelum kecantikan, cool.

Tapi, seperti kata Kalista ini bukanlah ‘akhir dari segalanya’. Well, selamat menyonsong awal yang baru Kalista.

Kira-kira, apakah Kalista akan jadi Duta Pancasila selanjutnya?

 

 

Sumber : Wolipop, Padangkita.com

Posted on March 9, 2020, in Hot News, Infotaiment and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Kalau mimin gak mau, ya udah buat saya aja

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: