Unboxing Redmi 8, Cocok Dipinang Untuk Work From Home

Hai, sobat Sebarkan.

Mimin baru nongol lagi nih, setelah sekian lama vakum. Bukan maksud hati untuk menghilang sejenak tapi senjata andalan mimin dalam ngeblog mendadak minta pensiun. Duh, apakah dampak virus Covid-19 sampai ke gadget segala ya? Hehe..

Dusbook Redmi 8 dan Tablet Lenovo Yoga Tab3 – (Gambar diambil dengan kamera Redmi 8)

Sebelumnya, mimin selalu ditemani tablet Lenovo Yoga Tab3 untuk kerja dan menyapa sobat Sebarkan. Kurang lebih udah 4 tahunan mimin tenteng kesana kemari, hingga akhirnya bulan April kemarin si Yoga ngambek, tiap kali dicharge baterai terus menunjukkan angka 0%, gak naik-naik.

Waduh, kok mendadak gak mau hidup padahal lagi butuh-butuhnya. Ya, udahlah coba nyari tukang servis dekat rumah. Tapi, berhubung lagi pandemi para tukang servis juga membatasi jam operasional. Sampai akhirnya di lain waktu mimin menemukan tukang servis HP yang masih buka.

Mimin langsung mendatangi dua tukang servis sekaligus untuk minta kepastian penyakit si Yoga, maklum Yoga terlalu cepat pergi, berasa ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, wkwk.. Mimin sendiri sempat heran, nih tablet awet banget mau jalan 5 tahun sejak awal pembelian, belum sempat anniversary ke-5 udah say goodbye aja. Gak ikhlas sih sebenarnya diginiin, huft..

Tukang servis pertama yang mimin datangi gak berani untuk benerin nih tablet dengan alasan takut merusak layar LCD, merasa kurang puas dengan jawaban si mamang, mimin langsung mengunjungi tukang servis kedua. Jawaban si abang lebih masuk akal, menurutnya hanya ada dua kemungkinan kenapa si Yoga gak mau dihidupin lagi, bisa karena IC charge atau baterai yang udah rusak.

Feeling mimin sih tertuju pada baterai, secara dah 4 tahun gitu digempur terus. Si abang langsung ngasih tahu harga baterai baru Lenovo, sekitar Rp 300-500 ribuan. Alamak, benerin tablet lawas bisa abis ongkos segini, ambyar. Si abang lalu ngasih kesempatan mimin buat pikir-pikir lagi.

Hari berlalu, mimin masih mikir keras, kalau beli HP baru kira-kira butuh modal berapa ya? Apalagi nih HP bakal dipakai work from home, mimin mulai cari referensi hengpon kekinian yang oke buat teman baru.

Nah, di akhir April kemarin meluncurlah mimin untuk mencari gantinya si Yoga, lama gak megang gadget, nih tangan berasa osteoporosis genks, wkwkwk.. Tangan kapalan, mata berkabut, di tengah gempuran Corona, kalian bayangin dah penderitaannya mimin gimana, hahahaa.. *sengaja lebay biar disayang, uhuk..

Xiaomi Redmi 8 4/64

Dan setelah pencarian, jatuhlah pilihan hati ini pada Xiaomi Redmi 8 4/64, walau saat milih hengpon ini sempat dijelek-jelekin sales merk sebelah sih, hahaha.. Tapi, yang ini worth it lah sama budget yang ada di kantong, what? Padahal setelah beli langsung jatoh miskin.

Redmi 8 tampak belakang – (Gambar diambil dengan kamera Sony menggunakan flash, biar keliatan mantul warna sapphire blue-nya)

Lanjut kenalan kuy sama Redmi berkelir sapphire blue ini, dari segi body cukup mewah, gak ribet saat dipakai ngeblog, paling-paling pegel di jempol aja, wkwk.. Maklum si Redmi belum bisa terkoneksi dengan keyboard wireless macam tablet lawas mimin.

Penyimpanan besar hingga 64 GB, masih bisa ditambah dengan kartu memori. Disertai baterai gede 5000mAh, Redmi siap jadi amunisi baru Sebarkan untuk kerja dari rumah. Untuk garansi sudah resmi pabrikan, garansi TAM selama 2 tahun.

Casing bawaan dari Redmi 8

Redmi juga udah dibekali casing plastik transparan (gratis) minus earphone, kecuali sobat beli hengpon dengan harga di atas Rp 2-4 jutaan baru bisa dapat headset ya, hehe.. Mengusung kamera ganda, untuk kualitas kamera, hasil pengambilan gambarnya oke dan bening. Tjakep!

Ejector Redmi 8 – (Gambar diambil dengan kamera Redmi 8)

Yang cukup ribet sih di bagian kartu SIM karena kudu diputar dulu pakai jarum unyil (ejector) baru tempat penyimpanan SIM dan memory card bisa terbuka, karena cukup rapuh bukanya kudu pakai hati genks, wkwk. Buat kamu yang gak sabaran mimin saranin untuk minta dibukain orang lain, lalu simpan kembali ke tempatnya.

Jika ejector tak sengaja hilang, sobat bisa gunakan paper clip, jarum atau peniti untuk membuka tempat penyimpanan SIM card

Sejauh ini mimin ngerasa cocok sama si gandengan baru. Ya, doain aja ke depannya cepet married *eh, lol. Moga doi gak cepet rewel ya dan bisa awet juga macem Yoga. Well, buat yang ingin meminang Redmi 8 seperti mimin, sobat cukup gelontorkan modal sekitar Rp 1,7 juta saja. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi kamu yang lagi cari referensi gadget baru untuk WFH.

 

 

Posted on May 4, 2020, in Hot News, teknologi and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: