Advertisements

Ternyata Kata Lebaran Dan Puasa Berasal Dari Bahasa Ini..

Pict : Media Islam

Jika di luar negeri yang mayoritas penduduknya memeluk agama islam mengenal Hari Raya Idul Fitri dengan sebutan Festival Eid atau Eid Mubarak. Maka, di Indonesia kita lebih mengenalnya dengan kata ‘Lebaran.’

Karena sangat khas Indonesia, sebenarnya kata Lebaran dan Puasa ini muncul dari bahasa apa sih? Rasanya unik dan berbeda dibanding kata Eid Mubarak yang banyak diucapkan masyarakat muslim internasional.

Dilansir Detik (23/6/2017), istilah dari ‘Lebaran’ sendiri memiliki banyak tafsiran dari berbagai bahasa suku di Indonesia, kamu sudah tahu belum? Kalo belum sini biar aku kasih tahu!

1. Bahasa Sansekerta

Salah satu pakar sastra Jawa Kuno Prof. Dr. Raden Mas Ngabehi (Lesya) Poerbatjaraka menyebut, istilah Lebaran dan puasa berasal dari bahasa Sansekerta.

Puasa berasal dari kata Sansekerta kuno upawasa, yang artinya menutup, tidak mengeluarkan wasa.

Wasa adalah kekuatan/kemampuan yang ada pada seseorang. Dari kata itu muncul lah kata kuwasa, yang sekarang lebih dikenal dengan kata kuasa.

Menurut Poerbatjaraka, di zaman sebelum Islam masuk, Lebaran itu lebih dikenal dengan upacara setelah 40 hari selesai menjalankan puasa.

2. Tradisi Hindu & Bahasa Jawa

Sastrawan Sunda Mas Atje Salmun Raksadikaria menyebut kata ‘Lebaran’ berasal dari tradisi Hindu yang berarti ‘Selesai’, ‘Usai’, atau ‘Habis’. Menandakan habisnya masa puasa.

Sebagian orang Jawa menyebut kata ‘Lebaran’ berasal dari bahasa Jawa yaitu kata “wis bar” yang berarti sudah selesai. Yang diartikan sudah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. “Bar” adalah bentuk pendek dari kata “lebar” dalam bahasa jawa yang artinya selesai.

3. Suku Betawi

Menurut sejarawan JJ Rizal, istilah atau kata ‘Lebaran’ lebih banyak dipopulerkan oleh orang-orang Betawi dari pada orang Jawa.

Orang Jawa biasanya tidak mengucapkan kata Lebaran saat Idul Fitri, mereka lebih sering menggunakan istilah “riyaya”, atau “sugeng riyadin” sebagai pengganti kalimat selamat hari raya Idul Fitri.

“Sebagian orang Jawa menyebut Syawalan, dari kata dasar Syawal, nama bulan menurut kalender Qomariyah (bulan). Atau sering juga dipakai istilah “bakda”, artinya juga selesai,” tulis Rizal dikutip dari Majalah Tempo (30/10/2006).

Sementara bagi masyarakat Betawi sendiri, kata ‘Lebaran’ berasal dari kata lebar yang punya makna mendalam, yang bisa diartikan luas, gambaran keluasan atau kelegaan hati setelah melaksanakan ibadah puasa, untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh kegembiraan.

4. KBBI

Sementara dituliskan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ‘Lebaran’ memiliki arti “hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah menjalankan ibadah puasa di bulan sebelumnya (Ramadan).

Kaya sekali ya arti dari kata ‘Lebaran’ banyak makna dari tiap bahasa, suku, maupun tradisi agama lain yang datang atau masuk ke Indonesia sebelum Islam.

Satu yang pasti, Lebaran adalah hari bahagia, untuk mudik, berkumpul dengan keluarga, saling memaafkan, dan merayakan hari kemenangan dengan satu sama lain.

 

 

Advertisements

Posted on June 23, 2017, in Education, Hot News and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: